Translate

Minggu, 19 Oktober 2014

Teman Kecilku



Dalam tahun berderai air mata
Menatap jalan yang berbeda
Menyusuri kisah yang tak lagi sama
Maih tetap menanti dulu kala
Hingga terlupa permainan   kecilku
                   Terlupa genggaman masa lalu
                   Bersama mama dan dirimu
                    Terasa cepat tertutup debu
Dalam tahun tak pernah kunanti
Semua terlupakan kini
Dewasa bersama namun tak berarti
Terlupa cerita lalu yang terhenti
                   Kini aku menemukanmu
Bersama hujan kemarau
Jujur saja aku melupakanmu
Tapi aku merindukanmu
Kau menemukanku dalam rintik kegelisahan
Aku menatapmu dalam harapan
Tak ingin sekedar masa lalu, kawan
Tatapan untuk kembali bersama
Entah, masihkah kau ingat cerita bersamaku
                   Aku teman bermainmu
                   Aku teman kecilmu
Aku teman yang merindukan   teman
                   Kaulah yang ku rindukan.

Sabtu, 18 Januari 2014

D R E A M

Mungkin terlalu banyak hal yang aku impikan sampai aku sendiri bingung bagaimana harus memulainya. Memulainya dari mimpi?
Aku selalu berharap setiap datangnya malam aku selalu bermimpi.
Tapi itu nihil.
Malam tetap malam biasa. Aku hanya bisa menunggu waktu saja.
Mungkin suatu saat nanti mimpi itu akan datang...

Keep Fighting...

Puisi Cinta : KAU DAN AKU


Nikmati waktu selagi kita duduk di punjung,
Kau dan Aku;
Dalam dua bentuk dan dua wajah — dengan satu jiwa,
Kau dan Aku.
Warna-warni taman dan nyanyian burung memberi obat keabadian
Seketika kita menuju ke kebun buah-buahan, Kau dan Aku.
Bintang-bintang Surga keluar memandang kita –
Kita akan menunjukkan Bulan pada mereka, Kau dan Aku.
Kau dan Aku, dengan tiada ‘Kau’ atau ‘Aku’,
akan menjadi satu melalui rasa kita;
Bahagia, aman dari omong-kosong, Kau dan Aku.
Burung nuri yang ceria dari surga akan iri pada kita –
Ketika kita akan tertawa sedemikian rupa; Kau dan Aku.
Ini aneh, bahwa Kau dan Aku, di sudut sini …
Keduanya dalam satu nafas di Iraq, dan di Khurasan –
Kau dan Aku.


Puisi di atas adalah puisi karya Jalaluddin Rumi yang pertama kali aku baca dan sampai akhirnya aku mulai mengagumi beliau dengan puisi - puisinya yang pas banget buatku :)

Jumat, 17 Januari 2014

Abadilah Cinta (Syair)

Meski semua telah ku coba...
Aku tak bisa jalan sendiri...
Tak kuasa aku menahan rindu..
Tanpa kau tiada di sisiku...

Tuhan tolonglah bisikkan kepadanya bahwa batin ini kan selalu setia...
Tertawalah bersamaku dalam suka
Menangislah bersamaku dalam duka
Tuhan berilah dia yang ku cinta
Hati yang tabah tuk hadapi semua...
Percayalah kasih kita khan slalu berdua
ABADILAH CINTA kita selama - lamanya...

Datanglah kasih... Kecup bibirku
Kuatkan aku dengan senyummu...
Biar ku belai ku urai rambutmu...
Yang senantiasa merindukanmu...


(Sebenernya ini adalah lagu. Seseorang pernah bikinin lagu ini buat aku special. Tapi itu dulu loh... sekarang udah gak ada... tinggal lagunya doang.)

Puisi Cinta : Kebersamaan Dalam Senja

Terukir semua tentang khayalmu dari dalam lubuk ini
Mengingat satu kebadian dalam perasaanku
Tak kuat raga ini saat detik keindahan akan berlalu
Menunjukkan betapa waktu akan cepat berlalu
Ketika perlahan genggamanmu mulai terlepas dari tanganku
Aku tak kuasa menahan haru dalam benak
Aku tak ingin kebersamaan ini hanya sampai detik ini saja
Aku ingin kita selalu bersama merajut keindahan dalam selimut cinta

Ketika itulah aku tersadar bahwa ada saatnya semua akan lenyap
Ada saatnya kau akan meninggalkanku
Ada saatnya semua tinggal kenangan
Meskipun aku sebenarnya tak ingin perpisahan terjadi antara kau dan aku
Tapi waktulah yang menjawab semua kegelisahan hatiku

Kala malam yang merindukan
Aku terpaku melihat sosok indahmu dalam bayangan
Angin yang seolah membawa aroma tubuhmu, terasa begitu dekat kau ada di sampingku
Ingin aku memeluk bayangmu walau hanya selembut sutra...
Aku sangat ingin memelukmu
Aku ini yang merindukanmu
Malam itu aku harus dapat merelakan akan kehilangan sosok dirimu yang begitu menyayangiku
Dirimu yang slama ini memujaku lewat nyanyian indah dari kicauan sang legenda
Aku harus dapat merelakannya... Semua pasti akan meghilang

Kini hadirmu hanyalah bayangan dalam rinduku
Keindahan kebersamaan lalu hanya dapat kku tepiskan dengan senyum indahku mencoba untuk bersabar
Aku menanti datangnya hari esok
Tengah berharap dan berdo'a agar aku dapat kembali merajut kisah cinta dan kerinduan kita yang khan abadi...

(me :) )

Puisi Cinta : Hujan Kenangan

Ketika rinai hujan mulai membasahi
Semua terasa sangat jauh berbeda
Saat rintik – rintik it uterus membasahi tubuh ini
Terlintas sejenak sosok bayanganmu di sampingku
Hatiku terasa sangat jauh berbeda
Tentang dirimu yang ku rasa ada di dekatku saat itu…
Serasa slalu menemaniku di setiap aku merasa denyut jantungku mulai berdegup kencang

Terlintas rindu di dalam benak
Saat teringat kau ada di dekatku
Ingin rasanya aku slalu memandangmu di saat apa pun
Tak ingin aku melepasmu
Hujan ini slalu membuat aku tersiksa

Kala kau mulai memelukku erat
Saat rintik – rintik air hujan yang secara berjama’ah mulai menyerang pikiranku
Kau mencoba untuk menghangatkanku
Mencoba membuat suatu garis kenangan yang lebih banyak saat bersamaku
Slalu membuatku terhanyutkan
Kau tak pernah melepaskan pelukanmu saat dingin mulai memuncak

Namun rasa itu kini tinggal puing – puing di dalam hatiku
Rapuh dan sakit saat aku mengingatnya
Terlebih ketika hujan mulai membasahiku
Aku slalu menginginkan semua kembali
Saat kau memelukku penuh cinta
Aku di sini kedinginan tanpa hadirmu
Apa kau dapat merasakannya???

(me :) )

Puisi Cinta : C I N T A


“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,
Saya mencintainya dan Saya mengaguminya,
Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya.
Setiap orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya,
Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai,
Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.
Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta
yang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan
dia dan mereka adalah dia.Ini adalah sebuah rahasia
Jika kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.

by : Jalaluddin Rumi


Ini nih puisi karya Jalaluddin Rumi yang paling aku suka... Kata - katanya itu loh ngena banget :)
Bait terakhir itu yang paling ngena... :)